Lebih mudah baca di aplikasi. Unduh dan instal : 

HOME // Pendidikan // Peristiwa

Oknum Guru SD Asal Banyuputih, Diduga Bermoral Bejat Dilaporkan Polisi

 Pada: Jumat, 9 Februari 2018
Situbondo. kompaspublik. com- Perbuatan oknum guru yang satu ini, tidak patut digugu dan ditiru. Seperti perbuatan oknum guru SD di Situbondo. Meski masih berpredikat Guru Tidak Tetap (GTT), perbuatan oknum guru berinisial JM umur 45 tahun yang berasal dari Kecamatan Banyuputih, diduga moralnya sudah cukup bejat. Pasalnya, JM telah mencabuli Siswinya, dan sekarang dilaporkan Polisi. 
Sedangkan anehnya, perbuatan tak senonoh itu, dilakukan JM di dalam kelas, saat jam mata pelajaran sedang berlangsung. Bukan hanya satu siswi saja. Sedikitnya ada 8 siswi tempat JM mengajar yang diduga menjadi korban perbuatan tak senonoh tersebut.


Merespon laporan itu, anggota Unit Resmob Timur pimpinan Bripka Hudoyo dikerahkan untuk melakukan penangkapan. Oknum guru JM itu pun berhasil diamankan petugas di rumahnya, sebelum akhirnya digelandang ke Mapolres Situbondo.

“Diamankan kemarin sore dan langsung dimintai keterangan. Tadi malam penyidik menggelar perkara kasus dugaan pencabulan ini. Kami juga masih menunggu hasilnya,” kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H Nanang Priyambodo, Jumat (9/2/2018).

Nampaknya kasus dugaan pencabulan oknum guru SDN di Situbondo itu sebenarnya berlangsung cukup lama. Namun baru terbongkar setelah seorang siswi memberanikan diri mengadukan nasib yang dialaminya ke keluarganya. Sehingga, pada Rabu (7/2) lalu, keluarga korban yang tidak terima memilih melaporkan JM ke polisi.

Lalu Siswi yang diduga jadi korban pencabulan JM bukan hanya satu orang. Tetapi sudah mencapai 8 siswi, dan rata-rata masih duduk di kelas 1 dan 2 SD. Mirisnya, aksi tak senonoh oknum guru itu dilakukan berkali-kali di dalam kelas, pada saat jam pelajaran berlangsung. Akibat ulah oknum guru pengajar mata pelajaran Bahasa Daerah itu, sebagian kemaluan korban sampai terluka dan bengkak.

“Kami bergerak cepat, karena korban semuanya masih di bawah umur. Selain itu, pemeriksaan saksi-saksi dan hasil visum korban sudah cukup memenuhi,” tandas Iptu Nanang. (Twi). 


Sumber: detik.com
Baca Juga :  Integritas & Dedikasi Mahasiswa

Sudah dibaca : 14 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.