HOME // Kejadian // Peristiwa

Penyaluran Dagang Air Minum Galon Cleo “Dimainkan”

 Pada: Rabu, 28 Maret 2018
Diduga Sebuah Modus Operandi Dua Oknum Distributor Nakal 
Sidoarjo. kompaspublik.com- Berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Lingkungan 10 Nopember 1945 (PL 10 NOP 1945) dan awak media ini pada hari Rabu (28/3/2018) sekira jam 15.15 WIB dilokasi pergudangan Sinar Gedangan, Sedati Sidoarjo, terlihat adanya dugaan penyimpangan atas pembongkaran dan pemindahan serta penyaluran barang produk jenis air minum kemasan galon merk Cleo beserta Develepor Order (D.O) yang dibuat oleh pihak perusahaan air minum Cleo Pandaan.
Hal ini terbukti adanya indikasi salah satu truk tronton nopol W 8926 UD yang membawa kemasan galon berisi air minum merk Cleo, melakukan oper atau pemindahan galon berisi air minum Cleo ke truk tronton nopol S 8006 UD yang membawa kemasan galon kosong merk Cleo, secara liar dipinggir jalan pergudangan Sinar Gedangan Sedati, Sidoarjo untuk dibawah dan dijual kewilayah Mojokerto.
Nampaknya dugaan penyimpangan atas pembongkaran dan pemindahan serta penyaluran galon berisi air minum Cleo tersebut, dilakukan oleh dua (2) oknum distributor nakal bernama Tito (Direktur PT. Gunung Arta Jombang) dan Hendro (Pengelola Gudang di Jalan Raya Empunala Kota Mojokerto).
Meski dugaan penyimpangan yang sudah dilakukan 2 oknum distributor nakal telah diberitakan oleh media online maupun cetak, namun ia terus melakukan kegiatan yang semakin merajalela dalam melakukan indikasi penyimpangan pembongkaran, pemindahan dan penyaluran air minum kemasan galon merk Cleo tersebut. Sehingga perlu segera adanya tindakan tegas dari instansi pemerintah yang berkompenten.
Baca : Pemindahan Kemasan Galon Berisi Air Minum Cleo, Ada Indikasi Permainan Pengusaha Nakal.
http://www.kompaspublik.com/2018/03/pemindahan-kemasan-galon-berisi-air.html?m=1
Menurut informasi sumber terpercaya lainnya mengatakan, Bahwa dugaan permainan pasar air minum galon merk Cleo ini, tetap dilakukan oleh pihak distributor yang bernama Tito, Direktur PT. Gunung Arta Jombang dengan distributor yang bernama Hendro asal Empunala Kota Mojokerto.
“Akibat ulah ke 2 oknum distributor itu, maka kebutuhan air minum galon merk Cleo diwilayah Pasuruan sekarang diduga semakin langka,” Kata Sumber pada hari Rabu, 28/3/2018.
Hal tersebut oleh Budiono, konsumen air minum merk Cleo dibenarkan, saat ini untuk membutuhkan air minum galon Cleo mulai sulit dicari dipasar. Sehingga untuk mendapatkannya, mulai mencari di agen. “Dulu air minum galon merk Cleo sangat muda dicari, tapi sekarang mulai langka,” Ungkap Budi.
Sementara Nyoto Wibowo, Ketua Umum LSM PL 10 NOP 1945 kembali angkat bicara, nampaknya dugaan penyimpangan pembongkaran, pemindahan dan penyaluran air minum galon merk yang dilakukan oleh 2 oknum distributor nakal tersebut, sebuah modus operandi, karena semestinya penjualan harus sesuai DO. “Jika permainan seperti ini terus berlanjut, maka secara tidak langsung akan merusak permainan pasar yang akhirnya masyarakat menjadi kekurangan suplay air minum Cleo dipasar alias langka, akibatnya harga air minum Cleo dipasar meningkat. Untuk itu, kami mengharapkan agar pihak pemerintah melalui disperindag secepatnya turun lapangan, guna melakukan teguran (somasi) atau sangsi,” Harapan Nyoto Wibowo. (twi).
Baca Juga :  Gubernur Jawa Timur Positif Covid-19

Sudah dibaca : 239 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.