HOME // Peristiwa

Dalam Operasi Ketupat Tahun 2023, Ratusan Personel Gabungan di Siagakan

 Pada: Kamis, 20 April 2023

Surabaya, Media Online Kompaspublik.com – Sedikitnya 419 personel gabungan disiagakan dalam operasi ketupat tahun 2023. Mereka akan memberikan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1444 H dan mengamankan situasi mudik lebaran di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Dari 419 personel gabungan yang disiapkan dalam operasi ketupat tahun 2023 di Kabupaten Mojokerto tersebut, meliputi 210 personel dari POLRI, 20 personel dari TNI, 189 personel dari pihak eksternal atau mitra Kamtibmas.

Pasukan akan disebar di sejumlah titik untuk mengantisipasi keramaian, serta potensi kejahatan pencurian dengan kekerasan (curah). Hal ini disampaikan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati di Halaman Mapolres Mojokerto, Senin (17/4/2023).

“Seperti kita ketahui, kerja keras bersama pada pengamanan mudik lebaran tahun lalu mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Berdasarkan survei indikator periode 5-10 Mei 2022, terdapat 73,8 persen masyarakat merasa puas atas kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan dan penangan arus mudik tahun 2022. Penilaian positif tersebut harus menjadi pemacu semangat, sehingga pengaman mudik tahun 2023 mampu dilaksanakan lebih baik,” ungkapnya.

Bupati Ikfina juga menjelaskan, Kemenhub RI telah memperkirakan potensi pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan dari 85,5 juta orang pada tahun 2022, menjadi 123,8 juta orang pada tahun 2023 atau meningkat 44,8 persen.

“Berkaitan dengan hal tersebut Presiden Joko Widodo menekankan bahwa, hati-hati tahun ini ada lompatan besar masyarakat yang mudik, dari 86 juta ke 123 juta dari survei. Artinya ada kenaikan kurang lebih 45 persen ini harus dihitung dan dikalkulasi dengan baik,” ungkapnya seperti dipublikasikan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mojokerto.

Ia juga mengatakan, sebagai tindak lanjut Anev mudik Tahun 2022, maka telah dikeluarkan SKB tentang pengaturan lalu lintas jalan serta penyebarangan selama masa arus mudik dan arus balik angkutan lebaran Tahun 2023.

Baca Juga :  Berkas SWI Diserahkan Ke Diskominfo Sidoarjo

“SKB tersebut berisi tentang pembatasan operasional angkutan barang, sistem one way dan contra flow, pengaturan penyeberangan, serta pengaturan penundaan perjalanan (delayinf system) pada pelabuhan Merak dan Ciwandan,” ungkapnya.

Sementara itu, pada pelaksanaan Operasi Ketupat Tahun 2023 untuk mewujudkan ‘Mudik yang aman dan berkesan’ serta pada saat arus balik, Bupati Ikfina menjelaskan, terdapat beberapa penekanan yang harus dipedomani dan dilaksanakan. Pertama, laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan tanamkan dalam diri bahwa melakukan pengaman dalam Operasi Ketupat Tahun 2023 adalah sebuah kehormatan.

Kedua, kedepankan langkah-langkah humanis, terapkan buddy system dan pedomani SOP. Ketiga, pastikan ketersediaan perlengkapan pribadi, sarpras dan berbagai fasilitas penunjang lainnya pada setiap Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, maupun Pos Terpadu.

Keempat, berbagai langkah-langkah yang dilakukan pada pengamanan arus mudik juga harus diterapkan pada arus balik juga. Kelima, pastikan informasi  terkait kebijakan dan perkembangan situasi lalu lintas terkini tersampaikan dengan baik melalui iklan layanan masyarakat.

“Keenam, perkuat sinergisitas dan soliditas antara petugas pengamanan maupun stakeholder terkait karena hal tersebut merupakan kunci keberhasilan Operasi Ketupat 2023,” pungkasnya. (Lis/twi)


Sudah dibaca : 32 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.