HOME // Hukum // Kejadian // Peristiwa

Dugaan Korupsi Dana Kapitasi Berlanjut, 3 Pejabat Dinkes Kabupaten Gresik Diperiksa Kajari

 Pada: Kamis, 16 Agustus 2018
Media Online Kompas Publik-  Setelah pada hari Senin 6 Agustus 2018 lalu melakukan penggeledah Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Gresik dan rumah pribadi dr Nurul Dholam. Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada hari Selasa 14 Agustus 2018 melakukan pemeriksaan terhadap Tiga (3) pejabat Diskes Kabupaten Gresik sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana kapitasi atau dana jasa pelayanan pasien dari BPJS Ketenagakerjaan ke Puskesmas sebanyak Rp. 500 juta lebih, yakni adalah Kepala Sub Bagian Program & Pelaporan (Rusmawinda). Kepala Sub Bagian Keuangan (Eni Wahyuni). Kepala Pelayanan Kesehatan (drg. Hari Tutik Rahayu). Dan mantan Kasubbag Keuangan Dinkes Kabupaten Gresik (Titik Rositawati) yang sekarang menjabat Kasubbag Kepegawaian umum dan kepegawaian Dinas KB, pemberdayaan perempuan (PP) Kabupaten Gresik.

Nampaknya pemeriksaan terhadap ketiga pejabat Dinkes dan mantan pegawai Dinkes Kabupaten Gresik ini terletak di kantor Kejari sekitar pukul 9.30 WIB. Bahkan sampai pukul 16.00 WIB pemeriksaan empat (4) Aparatur Sipil Negara (ASN) itu, juga belum selesai.
“Mereka dimintai keterangan terkait dugaan korupsi dana kapitasi. Sedikitnya sudah ada 10 pejabat Dinkes setempat yang dipanggil secara bergantian. Termasuk sekretaris dan Kepala Dinas kita jadwalkan Kamis lusa untuk dimintai keterangan.” Kata Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andrie Dwi Subianto (ADS). Selasa (14/8/2018).

Namun ADS tidak menjelaskan hasil keterangan saksi-saksi. Mulai saksi Kepala Puskesmas dan bendahara sampai pejabat Dinkes Kabupaten Gresik semuanya masih dirahasiakan hasil keterangannya.
“Kalau sudah waktunya pasti kita sampaikan ke media. Saat ini mereka masih sebatas saksi,” Terangnya.

Sementara itu Kepala Kajari Gresik Pandoe Pramoekartika (PP)  menyebutkan, bahwa dalam Minggu depan, mungkin sudah ada penetapan tersangkanya. Tapi untuk saat ini, kita masih tahap meminta keterangan saksi-saksi.
“Mudah-mudahan pekan depan sudah ada petunjuk untuk menentukan tersangkanya,” kata PP. (red)




Sumber : nusantaraposonline.com
Baca Juga :  APDB Peringati HUT Bayangkara Ke 72 Tahun

Sudah dibaca : 102 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.