HOME // Pemerintahan

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3544 Peserta Mudik Gratis

 Pada: Rabu, 19 April 2023

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melepas peserta mudik gratis tahun 2023

Surabaya, Media Online Kompaspublik.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatan 3544 Peserta Mudik Gratis Tahun 2023 (1444 H) dengan 90 armada bus non ekonomi yang diberangkatkan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Jl. A Yani No 268 Surabaya, hari ini, Rabu (19/4/2023).

Gubernur menyampaikan, warga Ponorogo pada tahun ini menjadi peserta mudik terbanyak dengan 560 peserta yang diangkut dengan 13 bus disusul pemudik gratis terbanyak kedua adalah Pacitan dengan 440 peserta dengan 11 bus.

“Luar biasa Ponorogo adalah peserta mudik gratis terbanyak. Ada 13 bus dengan 560 orang peserta mudik gratis. Semuanya sehat, lancar, bahagia, amin. Terbanyak kedua adalah warga Pacitan tercatat 440 peserta dengan 11 bus.,” kata Gubernur Khofifah.

“Saya sampaikan terimakasih kepada Bank Indonesia, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Prov Jatim sebagai komandan kegiatan mudik gratis, juga kepada Wadirlantas, Kapolrestabes, Organda dan semuanya. Mudah -mudahan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H, kita menunggu, ada yang 21 April ada yang 22 April, tetap guyub rukun. Selamat bertemu keluarga mohon maaf lahir dan batin. Sehat berangkat, sehat kembali,“ ucap Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah juga turun langsung untuk menyapa peserta mudik gratis serta memberikan bingkisan kepada peserta mudik gratis dan melakukan peninjauan ke dalam bus.

Maksud dari kegiatan ini adalah terwujudnya penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2023 di Provinsi Jawa Timur yang aman, lancar, selamat dan berkesan melalui ketersediaan layanan angkutan penumpang umum yang diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sedangkan tujuannya adalah membantu meringankan beban masyarakat terutama bagi kalangan ekonomi yang perlu dibantu dalam melakukan perjalanan mudik pada masa angkutan lebaran tahun 2023 sebagai wujud bentuk kepedulian ibu Gubernur Jawa Timur yang pro kepada wong cilik, serta membantu mengurai konsentrasi penumpang di terminal – terminal dan menekan penggunaan pemudik dengan sepeda motor karena kecelakaan yang paling besar adalah disebabkan pengemudi sepeda motor. (yan/n)

Baca Juga :  Di Mojokerto - Jawa Timur, Rencana Pembangunan Pengelolaan Limbah B3 Ditolak Warga

Sudah dibaca : 46 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.