HOME // Kejadian // Pendidikan

Terkait 5 Siswi Dipecat Dari Sekolah, Bupati Akan Segera Meluruskan Persoalan

 Pada: Sabtu, 6 Januari 2018
MOJOKERTO. kompaspublik.com– Informasi yang dihimpun Wartawan media ini, menyebutkan, bahwa dari kelima (5) Siswi yang dipecat dari sekolahannya oleh pihak SMP Negeri 1 Gondang Kabupaten Mojokerto, diduga gara – gara ada satu (1) Siswi yang bertengkar dengan Siswi SMK, sedangkan empat (4) Siswi SMP Negeri 1 Gondang lainnya menjadi penonton. Bahkan peristiwa tersebut, sempat dividio dan diviralkan dimedia sosial (Medsos).
Tapi setelah sekitar Lima (5) Wali Murid SMPN 1 Gondang mendatangi kantor DPRD Kabupaten Mojokerto, senin (18/12/2017), untuk mengadu atas pemecatan anaknya oleh pihak sekolah SMP Negeri 1 Gondang. Sepertinya persoalannya akan diluruskan oleh Bupati Mojokerto.
“Saya baru mendengar adanya pemecatan 5 Siswi di SMP Negeri 1 Gondang, dan Saya berjanji akan segera meluruskan persoalan itu, karena pihak SMP Negeri Gondang melakukan pemecatan terhadap 5 Siswi tersebut, sebuah tindakan yang salah.” Kata Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa yang disampaikan diforum komunikasi antara LSM dan Bupati di Hotel Sunpalace, Kamis ( 28/12).
Selanjutnya didalam keterangan Sugiantoro, “Saya sangat kecewa dengan tindakan pihak SMP Negeri 1 Gondang, atas perbuiatannya yang melakukan pemecatan terhadap 5 Siswinya. Semestinya, pihak SMP Negeri 1 Gondang tidak serta merta harus pecat Siswinya itu, meski ia (Siswinya. Red) dinyatakan bersalah. Tetapi ia perlu dibina dulu, apalagi ke 5 siswi tersebut, semuanya masih duduk dibangku sekolah tingkat SMP yang masih dibawah umur, hingga perlu ada pembinaan dulu.” Katanya lantang.

Masih Sugiantoro menambahkan,  “Terus terang, untuk saat ini, menjadi PNS dan Guru tidak bisa se-enaknya melakukan arogansi terhadap perempuan dan anak, karena sekarang sudah terbentuk lembaga plat merah yang bernama P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak ), sehingga semua persoalan tentang anak harus tetap ada perlindungan dan pembinaan. Jadi kalau gara-gara melihat temannya bertengkar, 5 Siswi dipecat dari sekolahannya oleh pihak SMP Negeri 1 Gondang, maka Saya selaku Warga Mojokerto yang sadar hukum, menentang tindakan yang dilakukan oleh pihak SMP Negeri tersebut.” Ucapnya tegas.

Terpisah, Darman pada saat dimintai pendapat media ini, mengatakan, “Nampaknya pemecatan itu, prosesnya terlalu cepat. Semestinya harus dikoordinasikan dulu dengan instansi terkait, yakni Dinas pendidikan setempat, sehingga tidak asal pecat dengan dalih mengundurkan diri, apalagi 5 Siswi tersebut, mendekati ujian, seharusnya dibina dulu.” Ujarnya.

Sementara dari salah satu wali murid/siswi korban, bernama Rumadi umur 59 tahun, mengaku, “Bahwa anak saya tidak bersalah, tapi mengapa anak saya dipecat dari sekolahannya oleh pihak SMP Negeri 1 Gondang. Hal ini saya sampaikan, karena pada saat terjadinya peristiwa pertengkaran salah satu siswi dengan anak SMK dengan SMP Negeri 1 Gondang, anak saya hanya sebagai penonton saja dan tidak ikut mengunggah peristiwa itu ke media sosial (Medsos), tapi mengapa anak saya juga harus dipecat.” Kata Herannya.(sekilasmojokerto.com/twi)
Baca Juga :  JAMPI Jatim, Laporkan "Fatwa Fardhu Ain Pilih Khofifah"

Sudah dibaca : 88 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.