HOME // Daerah // Ekonomi // Peristiwa

OKNUM PEJABAT BPN BANYUWANGI, DISINYALIR PERMAINKAN PENGURUSAN SERTIFIKAT WARGA LEMAHBANG

 Pada: Minggu, 18 Februari 2018

Banyuwangi. kompaspublik.com- Warga Desa Lemahbang Kulon Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi, bernama Samsuri mengaku kecewa atas layanan oknum BPN Banyuwangi bernama Romy yang waktu itu, sekitar tahun 2012 didinyalir telah permainkan pengurusan sertifikatnya.
“Saya sangat kecewa atas kinerja petugas BPN Banyuwangi yang bernama Romy itu mas, saya ajukan permohonan pembuatan Sertifikat sejak bulan september tahun 2012 sampai sekarang sudah 5 tahun lebih ternyata tidak jelas penyelasaiannya, alias belum diselasaikan sama sekali,” Ucap Samsuri kepada awak media. Minggu, 18/2/2018 dikediamannya.

Masih Samsuri memberikan keterangan, “Padahal semua berkas persyaratan sudah komplit, bahkan biaya – biaya yang dibutuhkan sudah saya penuhi, kurang ini kurang itu saya turuti hampir habis 4 juta rupiah, kan aneh, jika pengurusan sertifikat saya, sampai sekarang belum selesai – selesai juga,” Terangnya.

Lanjut Samsuri menjelaskan,  “Bahwa permasalahan tersebut, sudah beberapa kali akan dipertanyakan kepada Romy. Tapi ia (Romy. Red) kadang sulit dihubungi, walaupun bisa dihubungi atau bertemu, itu hanya sekali.Bahkan pada saat ketemu saya, ia berbagai alasan disampaikan hanya untuk berkelit saja.” Jelasnya.

Sedangkan, sambung Samsuri membeberkan, “Bahwa klarifikasi saya yang terakhir justru oleh Romy dijawab dengan bahasa yang aneh,karena berkas surat-surat persyaratan saya yang diterima Romy, ternyata pengajuannya dan pengurusannya dilempar ke- salah satu Notaris di Banyuwangi. Tapi saya tetap bersabar menerima apa saja alasan Romy, hingga kemarin Sabtu 17/2/2018, Saya ketemu lagi dengan Romy yang selanjutnya Saya diajak oleh Romy ke Kantor Notaris. Sayangnya di Kantor Notaris Singgih tak satupun adavpetugas pejabat Notaris.” Bebernya.

Sementara Romy dimonfirmasi via selulernya terkait permasalahan proses pengurusan Sertifikatnya Samsuri. Romy memberikan keterangan, ” wonge wes moro nek omah kang ( orangnya sudah datang ke rumah saya mas ), wes tak omongi kabeh wesan ( sudah saya ceritakan semua ), malah duite apene tak balekne, ben nganggo duetku ae, ngk gelem ( malah uangnya mau saya kembalikan pakai uang saya saja tidak mau ), iki tak jalukne kwitansi pendaftarane nek stafe singgih ( ini saya mintakan kwitansi pendaftarannya ke stafnya Sunggih ), ben aku penak,, trus ben seng njupuk sertipikate Samsuri dewe sesok ( biar saya enak, terus biar yang ambil sertifikatnya Samsuri sendiri besok ), aku iki ndek omahe staf notaris,, apene njaluk bukti pendaftarane ( saya ini ada di rumahnya staf Notaris, mau minta bukti pendaftarannya ), sek nunggoni wonge metu jare tonggone ( masih nunggu orangnya keluar katanya ), ” begitu keterangan Romy Sabtu 17/2/2018.

Menurut sumber informasi petugas BPN Banyuwangi yang bernama Romy tersebut, sudah lama pindah tugas di BPN wilayah Pacitan, hingga Samsuri lagi-lagi pulang tanpa kejelasan, meskipun sudah ketemu Romy hari itu. Kembali lagi menurut Samsuri, Romy janji – janji lagi kepada dirinya. Karena hal tersebut sepertinya kesabaran Samsuri sudah pada ambang batas dan mengatakan. ”kalau dalam waktu dekat Romy masih berbelit – belit lagi mas, maka jangan salahkan saya kalau permasalahan ini saya bawa ke ranah hukum.” Kata Samsuri tegas. (Twi)


Sumner : beritaoposisi.co.id

Baca Juga :  Siapkan Kado HUT RI Ke Satu Abad, Bupati Mojokerto Hadiri Grand Final Lomba KFS

Sudah dibaca : 84 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.