HOME // Pariwara // Politik

Dimakam Proklamator NKRI, PDIP Kabupaten Mojokerto Bersama Anak Yatim Piatu, Berziarah Dan Berdo’a Bersama

 Pada: Selasa, 12 Juni 2018
Media Online Kompas Publik- Dalam rangka untuk mendoakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar selalu aman,, makmur dan jauh dari segala bencana, serta tidak ada gangguan-gangguan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, maka pada bulan suci Ramadhan 1439 H, Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Mojokerto mengajak ratusan Anak-anak Yatim Piatu ke Kota Blitar untuk berziarah ke Makam Proklamator NKRI (Bung Karno) sekaligus berdoa bersama sebagai bentuk keprihatinannya terhadap kejadian-kejadian yang telah mengacam keamanan, ekonomi dan kedaulatan Negeri ini. 
“Tentunya kegiatan DPC. PDIP Kabupaten Mojokerto ke Makam Bapak Proklamator NKRI (Bung Karno. Red) yang mengajak ratusan Anak-anak Yatim Piatu ini, bertujuan untuk berziarah sekaligus berdoa bersama, agar Negeri yang kami cintai ini, selalu aman, makmur dan jauh dari segala bencana apapun,” Ujar H. Ismail Pribadi,  S.E kepada Media Online Kompas Publik melalui Hpnya pada hari Selasa (12/06/18).

Sedangkan disisi lain, bahwa kegiatan ziarah dan doa bersama ratusan Anak-anak Yatim Piatu yang diadakan oleh DPC. PDIP Kabupaten Mojokerto tersebut, juga untuk mendoakan agar Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Propinsi Jawa Timur (Prop. Jatim) berjalan lancar, aman dan tidak ada gangguan apapun dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
“Selain berdoa untuk Negeri, kami bersama ratusan Anak-anak Yatim Piatu yang masih berumur 7 tahun hingga 12 tahun ini, juga mendoakan agar Pilkada Jatim lancar, aman dan tidak ada gangguan apapun dari orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga Pilkada Jatim sukses dilaksanakan dengan baik dan jujur,” Ucap H. Ismail Pribadi, S.E yang dikenal sebagai Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto.

Selanjutnya, bahwa kegiatan ziarah dan doa bersama tersebut merupakan salah satu pendidikan tambahan bagi ratusan Anak-anak Yatim Piatu untuk mengenal sejarah.
“Nampaknya kegiatan ini, bisa dijadikan sebagai pendidikan tambahan untuk mengenal sejarah bagi ratusan Anak-anak Yatim Piatu tersebut,” Pungkas H. Ismail Pribadi, S.E. (Tawi).
Baca Juga :  Polrestabes Surabaya Tilang 62 Unit Kendaraan R2

Sudah dibaca : 69 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.