HOME // Hukum // Peristiwa

Samsat Manyar Amankan Seorang Calo

 Pada: Minggu, 28 Juli 2019

Media Online Kompaspublik.com – Seorang calo yang menawarkan pengurusan berkas di Samsat Manyar, diamankan dan kemudian dibawa ke Kantor Samsat Manyar Surabaya Timur, Kamis (25/7/2019).

Tertangkapnya calo ini berawal adanya laporan dari korban yang merasa biaya jasa yang dikeluarkan lewat calo tersebut tidak wajar.

Bripka Nur Kholik Petugas Samsat Manyar Surabaya Timur mengatakan, korban membayar hingga Rp2,4 juta dari biaya administrasi normal yang hanya Rp150 ribu. Merasa ada yang tidak wajar dengan biaya yang diminta calo, korban datang ke Kantor Samsat untuk mengecek langsung.

Menurut Bripka Kholik, kronologi bermula pada Selasa (23/7/2019) lalu, korban akan melakukan mutasi dari Samsat Surabaya Timur ke Samsat Surabaya Barat. Namun saat berada di lapangan parkir, ia didatangi oleh pelaku yang menawarkan jasa pengurusan mutasi tersebut.

Awalnya, pelaku meminta imbalan sebesar Rp800 ribu. Namun menurut korban, pengurusan berkas itu tak kunjung selesai dan meminta uang beberapa kali hingga total Rp2,4 juta.

“Calo itu meminta Rp800 ribu lalu dikasihkan untuk didaftarkan, ternyata nggakselesai-selesai. Ditelpon masih belum selesai dan minta uang. Lalu nggakselesai lagi, ditelpon lagi katanya ada berkas yang kurang lalu minta uang lagi total sekitar Rp2,4 juta,” kata Bripka Kholik.

Padahal setelah dicek, berkas korban sebenarnya sudah selesai karena ada bukti pengambilan berkas.

Bripka Kholik menegaskan, selesainya berkas yang dibawa korban bukan karena usaha calo, tetapi memang berkas yang dibawa sudah lengkap.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tidak menggunakan jasa calo untuk melakukan pelayanan di Samsat Surabaya.

Baca Juga :  Terkait Kasus Pengeroyokan Siswi SMPN 55 Surabaya. 3 Siswi Bakal Dipanggil Polisi

Menurutnya, menggunakan calo sangat merugikan masyarakat karena sistem pelayanan di Samsat Surabaya sendiri sudah berstandart ISO. Bahkan masyarakat dapat mengetahui durasi waktu dan berapa lama pelayanan tersebut akan selesai.

“Kami mewakili Samsat Surabaya Timur menyampaikan kepada wajib pajak kendaraan, harus tetap waspada dan hati-hati kepada orang yang belum dikenal lalu menawarkan bantuan. Samsat sudah berusaha semaksimalkan mungkin, tapi ini diluar zona Samsat karena di area lapangan parkir umum. Ini kejadian sudah 2x dalam 2-3 minggu,” tambahnya.

Saat ini, pelaku masih dalam introgasi internal di Kantor Samsat Manyar. Nantinya, proses selanjutnya dikembalikan lagi ke korban. Namun jika diketahui bahwa calo tersebut tergabung ke dalam jaringan, maka pihak Samsat akan mengembangkan kasus ini.

“Malam ini orangnya masih diintrogasi di internal Samsat. Kalau ada jaringannya, langsung kita bawa ke Polsek,” kata Bripka Kholik.(an)


Sudah dibaca : 289 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.