HOME // Daerah // Peristiwa

Terkait Audensi Kedatangan Rombongan JALU, “Dihadang Preman PT PAKERIN”

 Pada: Senin, 5 Agustus 2019

Mojokerto, Media Online kompaspublik.com-Semestinya surat permohonan audensi yang diajukan oleh Jaringan Aliansi LSM Bersatu ( JALU ) kepada pihak PT PAKERIN ( Perusahaan pengelolaan dan penghasil kertas ) di Mojokerto diterima dengan arif dan direspon dengan baik. Sehingga surat audensi yang dikirimkan oleh JALU itu, dibalas melalui surat atau telepon, jika tidak bisa ditemui.  Tapi sayangnya hal ini tidak dilakukan oleh pihak PT PAKERIN.
Karena surat permohonan audensi yang dikirim JALU kepada pihak PT PAKERIN lama tidak dibalas, maka pada hari ini (Senin, 5/8/19), pengurus dan anggota JALU mendatangi pihak PT PAKERIN untuk melakukan audensi sebagaimana surat yang telah dikirim. 
Namun setelah rombongan pengurus dan anggota JALU tiba didepan pintu perusahaan pengelola dan penghasil kertas ( PT PAKERIN ) di Mojokerto dihadang oleh preman-preman perusahaan tersebut, sehingga rombongan pengurus dan anggota JALU tidak bisa masuk untuk melakukan audiensi. 
Menurut kepala Satpam perusahaan ( Fatkur) yang dimintai keterangan oleh Mahrodji Machfud (Sekjen JALU) ditempatnya menerangkan, “kami tidak berani menerima tamu, karena tidak ada perintah dari pimpinan perusahaan. Dan sekarang ini, lagi tidak ada karyawan yang ditunjuk pimpinan untuk menerima tamu. Bahkan Humas (Herman) tidak ada ditempat, begitu pula dengan Kabag Hukum, TU juga tidak ada  ditempat. Pokoknya ditempat tidak ada orang. Terus aku koyok opo mane iki Pak?,” Ujarnya kepada Mahrodji Machfud. 
Sementara ditempat terpisah, Mahrodji Machfud ( Sekjen JALU ) yang sehari-harinya dipanggil Mbah Rodji ini, kepada awak media mengatakan, “Kami sangat kecewa dengan cara-cara yang  tidak menghormati tamu. Seharusnya kami diterima dengan baik oleh pihak manajemen PT PAKERIN, Karena dua hari sebelumnya kami telah mengajukan permohonan audensi,” Katanya. 
Masih Mbah Rodji, “Sepertinya pihak PT PAKERIN itu ketakutan, karena ia ( PT PAKERIN ) terduga melakukan impor sampah ilegal (menyelundupkan sampah impor, seperti  plastik, mika, atom, kain dan lain-lain),” Ucapnya
Sambung Mbah Rodji, “Karena ketakutan, maka cara menerima tamu, pihak PT PAKERIN tidak jelas, sehingga tamunya terlantar. Jadi dalam hal ini, tentu semua kebijakan manajemen yang nista atau tidak manusiawi,” Ujarnya.
Selanjut ditempat yang sama, H.M Rifai ( Ketua JALU ) kepada awak media menegaskan, “Jika melihat keadaan tersebut, maka pihak PT PAKERIN tidak ada respons baik terhadap surat permohonan audiensi yang telah kami kirim kepada pihak PT PAKERIN. Jadi, kalau tidak ada respons baik terhadap surat permohonan itu, maka kami bertekad untuk melakukan Unjuk Rasa ( Unras ) besar-besaran pada Minggu depan terkait adanya dugaan tindak pidana penyeludupan sampah impor atau impor sampah ilegal yang telah dilakukan PT PAKERIN,” Tegasnya. (Twi)
Baca Juga :  Polres Sukabumi Kota Gelar Vaksinasi

Sudah dibaca : 108 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.