HOME // Daerah // Ekonomi // Pemerintahan

Lomba Cipta Menu Masak Ikan, Bupati Mojokerto Imbau Masyarakat Gemarikan

 Pada: Selasa, 14 Juni 2022

Media Allround- Dalam meningkatkan inovasi pelajar dalam mengolah menu makanan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari) menggelar Lomba Cipta Menu Masak Ikan tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sederajat se-Kabupaten Mojokerto.

Pelaksanaan lomba tersebut, diikut oleh siswa-siswi SLTA sederajat dari 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto dengan total 18 tim, dimana masing-masjng tim terdiri dari dua peserta.

Dalam momen lomba masak kali ini, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri secara langsung agenda perlombaan cipta menu masak ikan yang dilaksanakan di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Selasa (14/6) siang.

Dalam sambutan dan arahannya, Bupati Ikfina mengatakan dalam pelaksanaan lomba cipta menu masak ikan kali ini, dapat menjadi bagian dari kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto. “Dulu, jumlah konsumsi ikan masih rendah karena kita tidak punya laut. Padahal protein ikan adalah sumber gizi yang baik untuk mendukung perkembangan jaringan sel otak terbaik bagi janin dan balita, maka untuk mendukung pertumbuhan tersebut ikan harus dikonsumsi,” ujarnya.

Terkait kandungan vitamin pada ikan, Bupati Ikfina menjelaskan, terdapat kandungan pada ikan yang bagus untuk dikonsumsi seperti, anti-inflamasi untuk meringankan kesakitan karena radang reumatik, radang asam urat dan radang karena prose penuaan, maka dari itu kandungan ikan juga bagus untuk lansia. “Namun masalahnya, kita masih terpaku dalam penyajian ikan yang terus menerus digoreng. Padahal dalam tabel Tumpeng Gizi Seimbang, konsumsi minyak goreng per hari idealnya hanya lima sendok makan. Selain minyak, konsumsi gula juga dibatasi (4 sendok makan per hari), dan garam (1 sendok teh perhari),” ujarnya.

Selain itu, Ikfina juga mengatakan gerakan hidup sehat harus dikenalkan sejak usia dini, yakni saat mengenal makananan pendamping ASI. “Di situ kita harus hati-hati dalam prosesnya, jangan sampai terlalu asin, terlalu manis, dan terlalu banyak minyak. Tidak perlu mencicip makanan untuk mengoreksi rasa, biarkan anak mengenal rasa asli dan natural bahan makanan yang sehat,” pungaksnya.

Baca Juga :  Pastikan Malam Takbiran Berlangsung Aman dan Kondusif, Forkompimda Kab. Mojokerto Cek Pos Pam dan Yan

Di akhir acara, pemenang lomba pun secara langsung diumumkan. Juara pertama diraih oleh Kecamatan Trowulan. Sementara juara kedua diraih oleh Kecamatan Mojoanyar. Sedangkan juara ketiga diraih oleh Kecamatan Dlanggu. (Tawi/Kominfo-Ar).


Sudah dibaca : 74 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.