HOME // Daerah // Ekonomi // Pariwara // Serba Serbi

Menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN), Ikfina Fahmawati Melakukan Kegiatan Operasi Pasar Murah

 Pada: Sabtu, 15 Juni 2024

Mojokerto, Media Allrond- Dalam rangka untuk mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Iedul Adha 1445 H / 2024 M, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melakukan kegiatan Operasi Pasar Rayayang bertempat didepan Toko Wulandari Pasar Mojosari, pada hari Jum’at pagi (14/05/2024)

Sepertinya kegiatan Operasi Pasar Raya sebagai kegiatan Pasar murah yang di inisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto, sehingga kegiatannya berlangsung dengan meriah dan penuh antusias dari Warga Masyarakat yang berkunjung di Pasar Raya Mojosari.

Menurut sambutan Bupati Mojokerto (Ikfina Fahmawati) menjelaskan, bahwa kegiatan Operasi Pasar Raya Mojosari ini, adalah kegiatan Pasar murah untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN). Oleh karena itu, pihaknya menyediakan beras medium, minyak goreng, gula pasir, serta bumbu dapur dengan harga lebih murah dari pasaran.
“Operasi pasar ini merupakan rangkaian pengendalian inflasi secara keseluruhan. Kedua, ini dalam kondisi khusus karena menjelang Hari Raya Idul adha,” jelasnya.

Nampaknya sejak sekitar pukul 08.00 WIB, kegiatan Pasar murah yang dilaksanakan oleh Pemkab Mojokerto didepan Toko Wulandari Mojosari mulai dipadati oleh kaum emak-emak, ia berbondong-bondong belanja di lapak Pasar murah itu. Sehingga dengan didampingi Iwan Abdillah (Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto) dan Maradona Singal (Kepala Bulog Cabang Surabaya Selatan), Ikfina Fahmawati turut melayani langsung para pembeli dari emak-emak tersebut.

Tentunya didalam kegiatan Pasar murah kali ini, Disperindag Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan Bulog untuk menyediakan 6 komoditas kebutuhan pokok. Yaitu beras medium SPHP Rp. 11.000/Kg, minyakita Rp. 13.000/liter, beras premium merek Salem Rp. 12.600/Kg, gula pasir Rp. 16.000/Kg, cabai merah Rp. 36.000/Kg, cabai rawit Rp. 24.000/Kg, serta bawang merah Rp. 25.000/Kg.

Baca Juga :  Berita Video Terkait Kades Sampangagung Kecewa Terhadap Tuntutan Perkara Yang Dibacakan JPU

Sedangkan didalam sambutan Ikfina Fahmawati selanjutnya menerangkan, jika komoditas ini merupakan kebutuhan pokok yang dibutuhkan Masyarakat dalam situasi apapun. Maka dalam pasar murah ini, pihaknya menjual kebutuhan pokok di bawah harga warung pengendali inflasi (Wulandari) Disperindag Kabupaten Mojokerto.
“Jadi, memang hari tertentu, seperti menjelang Idul adha memang terjadi kenaikan harga barang-barang pangan. Hari ini kami bersama Bulog menjual bahan pangan dengan harga di bawah harga pasar, bahkan di bawah harga Wulandari,” terangnya.

Perlu diketahui, dengan adanya kegiatan Operasi Pasar Raya atau Pasar murah ini, merupakan bukti hadirnya Pemkab Mojokerto untuk menjamin stabilitas harga bahan- bahan pokok, sekaligus melakukan ketersediaan kebutuhan pokok di Bumi Majapahit.

Lalu pada sambutan penutup, Ikfina Fahmawati menjanjikan, aksi serupa bakal digelar di Kecamatan lainnya sesuai fluktuasi harga kebutuhan pokok yang ia pantau melalui aplikasi Sinergi Smart Disperindag Kabupaten Mojokerto.

“Dengan menyediakan sembako di bawah harga pasar bisa mempengaruhi harga sembako di pasaran. Karena otomatis Masyarakat melihat ada harga lebih murah, kemudian ketersediaannya cukup. Sehingga akan mempengaruhi harga-harga di pasar,” harapannya. (Ibnu/Red).


Sudah dibaca : 22 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.